Blog : Sejarah Website | https://androiddepok.com

Home    Blog : Sejarah Website | https://androiddepok.com
Blog : Sejarah Website | https://androiddepok.com
  yusuf       15 Jun, 2022

Blog : Sejarah Website | https://androiddepok.com

Sejarah Website

Mengutipl laman History of Webiste, orang yang berjasa menemukan website adalah Sir Tim Berners-Lee.

Ilmuwan komputer asal Inggris itu menjadi insinyur software (perangkat lunak) di CERN –laboratorium fisika (partikel besar) yang berada di dekat Jenewa, Swiss.

Penemuan website dimulai ketika Berners merasakan masalah atau kesulitasn soal bagaimana berbagi informasi satu sama lain.

Pada Oktober 1990, Berners menulis tiga teknologi dasar hingga kini menjadi dasar web dibuat (yang juga muncul pada bagian-bagian browser web Anda).

Ketiganya yaitu:

  • HTML: HyperText Markup Language. HTML adalah bahasa format buat web.
  • URI: Uniform Resource Identifier. Semacam “alamat” yang unik. Fungsinya untuk mengidentifikasi ke setiap sumber daya yang ada di web. Kini lebih awam disebut URL.
  • HTTP: Hypertext Transfer Protocol. Memungkinkan Anda untuk mengambil kembali sumber daya yang terhubung dari seluruh web.

Berners juga menulis halaman web editor/browser pertama (“WorldWideWeb.app”) serta server web pertama (“httpd”).

Pada akhir tahun 1990, halaman web pertama akhirnya disediakan di internet secara terbuka. Tahun 1991, orang-orang di luar CERN, termasuk orang awam, juga diundang untuk bergabung dengan komunitas web baru ini.

Dengan demikian, awal mula lahirnya website adalah sebagai media atau alat komunikasi otomatis untuk berbagi informasi antar ilmuwan di berbagai belahan dunia.

Tim Berners Lee membuka website untuk publik pada 6 Agustus 1991. Tahun 1994, ia mendirikan World Wide Web Consortium yang berfungsi mengembangkan protokol dan guideline untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang website.

Sejarah website dimuat di laman Cern sebagai rumah website pertama (home of the first website).

Pada 1994, terdapat sekitar 2.738 website terdaftar dan aktif.

Website dapat dimiliki oleh individu, organisasi, atau perusahaan. Pada umumnya sebuah website akan menampilkan informasi atau satu topik tertentu, meskipun saat ini banyak website yang menampilkan berbagai informasi dengan topik yang berbeda.